TUGAS KELOMPOK DOSEN
PEMBIMBING
TEKNOLOGI
PENDIDIKAN OLOAN HARAHAP, S.pd.I,MA
LABORATORIUM BAHASA DAN KOMPUTER
KELOMPOK:VI
AINUDDIN
KHOIRUZZAMAN
MHD. YAMIN NST
HERMAN MARZUKI
LENI HERMAYENTI
SURATMI
SEMESTER
IIIb
JURUSAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM (PAI) SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM (STAI) DINIYAH PEKANBARU-RIAU TAHUN 2014
M/1435 H
M/1435 H
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Sumber belajar dapat berasal dari berbagai bentuk. Percival
dan Ellington mencontohkan seperti orang dapat menjadi sumber belajar, yaitu ketika
staf pengajar tersebut menyediakan diri mereka menjadi manusia sumber yang
dapat tersedia setiap saat sehingga dapat memecahkan berbagai kesulitan peserta
didik secsra individual. Hal serupa juga berlaku pada tempat tertentu dapat
dijadikan sebagai sumber belajar contohnya adalah laboratorium yang bias
digunakan setiap saat, Seperti yang diuraikan sebelumnya. Daripada akhirnya
berbagai bentuk media pengajaran dapat diartikan sebagai sumber belajar,
misalnya Buku, Catatan berstruktur, Kaset video, berbagai program slide-tap
Computer, dan lain sebagainya.
B.
Rumusan
Masalah
1.
Apakah yang dimaksud Laboratorium
Bahasa?
2.
Apakah computer itu?
C.
Tujuan
Penulisan
1.
Untuk menyelesaikan tugas kelompok
2.
Untuk mengetahui tentang
Laboratorium Bahasa
3.
Untuk mengetahui tentang Computer
KATA PENGANTAR
Puji sukur kehadirat Allah SWT. Atas
yang diberikannya kepada penulis, sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah
“LABORATORIUM BAHASA DAN KOMPUTER” ini.
Solawat dan salam kita sampaikan kepada junjungan alam Muhammad SAW
dan keluarga beliau, semoga syafaatnya kita dapatkan di yaumil akhir nanti
amin.
Penulis menyadari berbagai
kelemahan, kekurangan dan keterbatasan yang ada, sehingga mungkin ada
kekeliruan dan kekurangan dalam penyajian dan penulisan makalah ini, oleh
karena itu, penulis dengan terbuka dan mengharapkan kritik dan saran dari pembaca. semoga makalah ini bermanfaat bagi para
mahasiswa,amin.
Pekanbaru, 10 September 2014
Penulis
BAB
II
PEMBAHASAN
A. Laboratorium
Bahasa
1. Pengertian Laboratorium
Bahasa
Laboratorium
Bahasa adalah sebuah laboratorium yang dibuat untuk mempermudah penyampaian
materi apapun di sebuah ruangan, pada umumnya digunakan untuk materi bahasa,
baik bahasa inggris, bahasa Indonesia, bahasa asing lainnya. Sedangkan menurut
Artikel Pendidikan Network sebuah Laboratorium bahasa mengacu kepada
seperangkat peralatan elektronik audio video yang terdiri atas instructor
console sebagai mesin utama, dilengkapi dengan repeater language learning
machine, tape recorder, DVD Player, video monitor, headset dan students booth
yang dipasang dalam satu ruang kedap suara. Banyak sekali komponen yang ada di
dalam ruangan laboratorium
bahasa, dan sebagaian besar adalah perlengkapan elektronik yang terintegrasi
sehingga menjadi sebuah kesatuan. Selain itu terdapat juga perlengkapan lain
yang tidak kalah penting, misanya karpet dan meja laboratorium bahasa.
Salah satu metode mengajar adalah
metode laboratorium. Dalam kegiatan pembelajaran, dimana telah tersedia
fasilitas dan sumber belajar yang menarik dan cukup untuk mendukung kelancaran
kegiatan belajar mengajar maka hal itu juga akan menumbuhkan semangat belajar
peserta didik. Kondisi yang semacam itu memungkinkan digunakannya metode
laboratorium dalam pembelajaran. Karena kemajuan ilmu pengetahuan dan
teknologi, maka segala sesuatu memerlukan eksperimentasi. Termasuk matematika
yang pada hakikatnya merupakan suatu ilmu yang di adakan atas akal (rasio) yang
berhubungan dengan benda-benda/objek pikiran yang abstrak. Begitu juga dalam
cara mengajar guru dikelas digunakan metode laboratorium.
2. Pengertian
Metode Laboratorium
Yang
dimaksud metode laboratorium adalah salah satu cara mengajar guru, dimana siswa
melakukan suatu percobaan tentang suatu hal, mengamati prosesnya serta
menuliskan hal percobaannya, kemudian hasil pengamatan itu disampaikan dikelas
dan di evaluasi oleh guru. Pembelajaran matematika dengan metode laboratorium
berdasarkan " Belajar " dengan " Berbuat " dan berlanjut
dari konkrit ke abstrak. Oleh karenanya tujuan pembelajaran dalam bidang
kognitif, afektif dan psikomotor dapat tercapai. Dengan metode ini dimaksudkan
membimbing siswa untuk menemukan fakta-fakta dalam matematika dan
mengaplikasikan pengetahuannya. Dalam hal tertentu metode ini merupakan
perluasan dari metode induktif.
Pembelajaran dengan metode ini memeng lebih tepat jika dilaksanakan di laboratorium (labmat) atau workshop, tetapi dapat pula dilaksanakan diruang kelas. Adanya labmat atau workshop sangat penting manfaatnya dan merupakan lingkungan yang baik bagi siswa untuk belajar meneliti, menemukan pola atau rumus, mengaplikasikan konsep atau melakukan permainan. Labmat dapat digunakan untuk menyimpan alat-alat pengajaran baik yang berupa alat-alat permainan, bangun-bangun geometri, sampai alat audio visual maupun sebagai tempat praktikum computer.
Pembelajaran dengan metode ini memeng lebih tepat jika dilaksanakan di laboratorium (labmat) atau workshop, tetapi dapat pula dilaksanakan diruang kelas. Adanya labmat atau workshop sangat penting manfaatnya dan merupakan lingkungan yang baik bagi siswa untuk belajar meneliti, menemukan pola atau rumus, mengaplikasikan konsep atau melakukan permainan. Labmat dapat digunakan untuk menyimpan alat-alat pengajaran baik yang berupa alat-alat permainan, bangun-bangun geometri, sampai alat audio visual maupun sebagai tempat praktikum computer.
3. Tujuan
Penggunaan Metode Laboratorium
Penggunaan
teknik ini mempunyai tujuan agar siswa mampu mencari dan menemukan sendiri
berbagai jawaban atas persoalan-persoalan yang dihadapinya dengan mengadakan
percobaan sendiri. Juga siswa dapat terlatih dalam cara berpikir yang ilmiah
(scientific thinking). Dengan eksperimen siswa menemukan bukti kebenaran dari teori
sesuatu yang sedang dipelajarinya. Metode ini juga memberikan pemahaman kepada
siswa dalam bidang kognitif, afektif dan psikomotor. Serta membimbing siswa
untuk menemukan fakta-fakta dalam mengaplikasikan pengetahuannya dalan kehidupan sehari-hari.
Bila peserta didik telah mengetahui tujuan dari pembelajaran yang sedang mereka
ikuti, maka mereka akan terdorong untuk melaksanakan kegiatan tersebut secara
aktif. Oleh karena itu pada setiap awal kegiatan guru berkewajiban memberi
penjelasan kepada peserta didik tentang apa dan untuk apa materi pelajaran itu
harus mereka pelajari.
4. Kelebihan
dan Kelemahan Metode Laboratorium
Pada
dasarnya tidak ada metode mengajar yang paling sempurna, paling baik atau
jelek. Setiap metode memiliki kelebihan dan kelemahan masing-masing yang
tentunya berbeda dengan metode lainnya.
Adapun kelebihan dari metode laboratorium antara lain :
1.
Anak
didik dapat aktif mengambil bagian berbuat untuk diri sendiri. Ia tidak hanya
melihat orang lain menyelesaikan suatu eksperimen, tetapi juga dengan berbuat
sendiri ia memperoleh kepandaian-kepandaian yang diperlukan.
2.
Ia
mendapat kesempatan yang sebesar-besarnya untuk melaksanakan langkah-langkah
dalam cara-cara berpikir ilmiah. Ramalan / hipotesa dapat di uji kebenarannya
dengan menyimpilkan data hasil percobaan kemudian ia menafsirkan dan membuat
kesimpulan.
3.
Mereka
lebih aktif berpikir dan berbuat, yang man itu sangat dikehendaki oleh kegiatan
mengajar belajar yang modern, dimana siswa lebih banyak aktif belajar sendiri
dengan bimbingan guru.
4.
Menarik
dan menyenangkan bagi siswa kelas rendah
5.
prinsip
psikologi terpenuhi
6.
Siswa
dapat memperoleh fakta-fakta yang jelas
7.
memupuk
percaya diri
8.
Memupuk
keberanian untuk berbuat
9.
Memupuk
kemampuan untuk menerapkan matematika dalam kehidupannya
Metode laboratorium juga memiliki
kelemahan, di antaranya :
1.
Tidak
cukupnya alat-alat mengakibatkan tidak setiap anak mendapatkan kesempatan untuk
melakukan percobaan
2.
Jika
percobaan memerlukan jangka waktu yang lama, ia harus menanti untuk melanjutkan
pelajaran
3.
Kurangnya
persiapan dan pengalaman anak didik akan menimbulkan kesulitan didalam
melakukan percobaan
4.
hanya
mampu memperkenalkan fakta-fakta kepada siswa tetapi tidak dapat kemampuan yang
lebih tinggi
5.
Tidak
semua topik dapat di ajarkan dengan metode ini
6.
Memerlukan
waktu dan biaya yang tidak sedikit
7.
Memerlukan
perencanaan yang rumit dan matang dari guru yang akan mengajar
8.
Untuk
pembelajaran matematika tidak dapat menghasilkan ketrampilan dan latihan
berpikir yang benar
B. Computer
1. Defenisi
Computer
Perkataan
Computer berasal dari kata to compute artinya menghitung. Jadi, coputer dapat
diartikan alat hitung atau mesin hitung. Akan tetapi sangat lain maknanya
dengan kalkulator, sebab dalam perkembangannya computer dapat melaksanakan
tugas-tugas lainnya yang tidak dapat dikerjakan oleh kalkulator, seperti
clasifiyying, sorting, drawing, bahkan bernyanyipun dapat dilakukan computer.
Namun sejak ditemukannya mesin
hitung oleh Jhon V Atanasoff pada tahun 1990 kata “Computer” mempunyai
pengertian tersendiri.
Computer adalah merupakan alat
elektronik yang dapat bekerja secara otomatis, dengan menggunakan program untuk
mengolah data. Jadi, dalam pengertian “Computer” terdapat unsure-unsur yaitu ;
-
Merupakan
alat elektronik
-
Bekerja
secara otomatis
-
Menggunakan
program computer, dan
-
Gunanya
untuk mengolah data
2.
Kelebihan dan Kekurangan Computer
Kelebihan-kelebihan
computer dalam pengolahan data bila dibandingkan dengan tenaga manusia adalah :
a. Dapat melakukan pengolahan data
dengan kecepatan yang tinggi
b. Dapat bekerja dengan teliti dan
tepat
c. Dapat melakukan pengambilan
keputusan yang logis
d. Memiliki kemampuan mengingat yang
tinggi
e. Memiliki kemampuan menyimpan data
atau instruksi yang baik, dan
f. Memiliki kemampuan mencetak hasil
yang tinggi
Sedangkan keterbatasan (kekurangan)
computer adalah :
a. Tidak dapat berpikir dan berperasaan
b. Bekerja hanya mengikuti perinyah
program
c. Hanya dapat bekerja dengan bahasa
yang dimengerti oleh computer (dengan bahasa kode atau bahasa mesin), dan
d. Dapat digunakan sebagai media
kejahatan yang dapat menimbulkan kerugian terhadap pihak lain
3.
Istilah Dalam Computer
Untuk
mempelajari computer kita harus memahami beberapa istilah pada computer berikut
ini ;
a. Computer Hardware, yaitu : hardware atau dalam bahasa
indonesia-nya disebut juga dengan nama “perangkat keras” adalah salah satu
komponen dari sebuah komputer yang sifat alat nya bisa dilihat dan diraba
secara langsung atau yang berbentuk nyata, yang berfungsi untuk mendukung proses
komputerisasi. Contohnya adalah computer, monitor, printer dan lain-lain.
b. Computer software, yaitu ; Software adalah program
komputer yang isi intruksinya dapat diubah dengan mudah. Software pada umumnya digunakan untuk
mengontrol perangkat keras (yang sering disebut device driver), melakukan proses perhitungan, berinteraksi
dengan Software yang lain dan
lebih mendasar (seperti sistem operasi,
dan bahasa pemrograman), dan
lain-lain.
BAB
III
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
Laboratorium
Bahasa adalah sebuah laboratorium yang dibuat untuk mempermudah penyampaian
materi apapun di sebuah ruangan, pada umumnya digunakan untuk materi bahasa,
baik bahasa inggris, bahasa Indonesia, bahasa asing lainnya.
Komputer adalah
alat yang dipakai untuk mengolah data menurut prosedur yang telah dirumuskan. Kata computer semula
dipergunakan untuk menggambarkan orang yang perkerjaannya melakukan perhitungan
aritmatika, dengan atau tanpa alat bantu, tetapi arti kata ini
kemudian dipindahkan kepada mesin itu sendiri. Asal mulanya, pengolahan
informasi hampir eksklusif berhubungan dengan masalah aritmatika, tetapi
komputer modern dipakai untuk banyak tugas yang tidak berhubungan dengan matematika.
B.
SARAN
1. Walaupun Laboratorium merupakan
salah satu cara belajar yang mudah, jangan dilupakan belajar dengan cara yang
lain.
2. Untuk kemajuan
teknologi computer maka diharapkan agar perkembangan computer kedepan mampu
mengubah pola fikir dan menjadikan masyarakat Indonesia menjadi manusia yang
kreatif dan inovatif. Serta tumbuhnya kratifitas hingga menghasilkan suatu
karya yang berguna bagi manusia.
DAFTAR
PUSTAKA
Sukanto, Drs. Tatok Suharto, computer, PT. Pabelan, Surakarta 1995, cet : pertama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar